
28-april-2014
pukul 03.25 Am
Dalam keheningan malam kucoba meluapkan segalanya dalam sebuah pena tajam dan selembar kertas..
ku ingin bercerita kepada kalian..
bercerita "tentang sahabatku"
Tulus…
Ikhlas… Jujur… Yah…ia adalah sahabatku.. Ia adalah seseorang yang kuizinkan masuk dalam kehidupannku,yang mengetahui semua tentangku, dari putih hingga hitam. Aku tak pernah menyesal telah ditakdirkan bertemu dengannya.. Andai hidup seperti yang ku inginkan,mungkin aku akan mengungkapkan apa yang ku rasakan,Andai saja hidup semudah itu… Tapi aku bersyukur masih bisa mengadu kepadamu, tentang semua keluh kesahku ,,, Andai hidup bisa sesuai dengan inginku..aku pasti sudah mewujudkan semua mimpiku, tapi sayang hidup tak semuda itu,,,tapi aku tetap bersyukur karna engkau telah menguatkanku untuk tetap bertahan dengan segala impianku. Andai aku bisa selalu tegar menjalani hidup, aku mungkin tak akan pernah berada didalam jurang penyesalan disetiap kegagalanku…tapi tak mengapa, aku tetap bersyukur karna aku masih bisa berdiri tegak hingga kini..karena Engkau selalu meyakinkan ku mampu menjalani setiap kegagalan yang selalu berusaha merobohkan impianku. Andai aku mampu menutup mulut mereka, yang selalu menilai dan berkata di belakangku, mungkin aku tak akan menangis karenanya..tapi berkat kalian aku mampu tersenyum, karna aku tau kalianlah yang lebih mengenalku bukan mereka, yang hanya datang jika membutuhkanku, dan pergi ketika kata butuh itu telah usai.bagaikan sandal dipakai saat di butuhkan saja. Andai hidup tak memerlukan air mata..mungkin aku tak perlu mengeluarkan air mataku dengan sia-sia hanya karena permasalahan hidup yang memang sudah kuadratku sebagai manusia… tapi, aku tetap bersyukur, karna dengan mengenalmu air mataku tak akan pernah jatuh, karena engkau selalu melukiskan keceriaan dalam hidupku. Terimah kasih atas do’a yang selalu engkau panjatkan untukku ,, sehingga aku terus berusaha semampuku,untuk menyelesaikan setiap masalah dihidupku. Terimah kasih karena engkau telah menjadikanku bagian dari hidupmu… Terima kasih untuk setiap pelajaran hidup yang engkau berikan… Terima kasih untuk semua semangat dan senyuman indah yang selalu engkau berikan kepadaku dengan tulus.. Terima kasih atas kebijakanmu menerimaku dengan segala kelemahan dan kelebihannku.. Terimah kasih telah rela menjadi sandaran ketikah diriku sedang rapuh.. Terimah kasih untuk selalu memastikan bahwa aku baik-baik saja… Terimah kasih atas semua kepedulian yang tak pernah henti untukku… Terimah kasih untuk semua nasehat supermu.. Terimah kasih untuk setiap peringatan-peringatan yang sangat berharga untuk hidupku.. Terimah kasih untuk semua usahamu yang telah membimbingku untuk kearah yang lebih baik… Terimah kasih karena engkau selalu mengingatkanku jika sedang dalam keadaan yang tak semestinya ku lakukan… Terimah kasih untuk canda-ceria yang selalu engkau berikan untuk menghangatkan hari-hariku.. Terimah kasih untuk toleransi atas setiap perbedaan… Terimah kasih telah memanjakanku disaat sisi kekanak-kanakanku muncul dalam diriku.. Terimah kasih atas kesediaanmu untuk mengajarkanku segala hal disaat ku sedang dalam kesusahan… Terimah kasih untuk perhatian kecil yang menyenangkan.. Terimah kasih untuk setiap kekuatan yang telah engkau yakinkan untukku bahwa aku mampu mewujudkan semua mimpiku…sebuah kotak mimpi yang ku miliki untuk siap kuwujudkan dan aku harus menyusun setiap keping mozaik yang menungguku untuk merangkainya satu demi satu. Dimana disetiap mozaik itu engkau memiliki tempat tersendiri didalamnya.. dan ada cinta yang sejati menunggu untuk segera ku temukan..Aku percaya Tuhan akan segera memeluk semua mimpi-mimpiku… Ini adalah kalimat yang selalu engkau katakan padaku.. “kita bertemu karena ilmu,dan kita berpisah karena cita-cita” Dan di akhir kalimat itu, jika aku bisa meminta … aku tak ingin berpisah denganmu walaupun itu karena cita-cita,,,tapi sadarku mengingatkanku,, bahwa aku tak memiliki hak penuh untuk menghentikanmu mengejar setiap mimpimu..karna aku sadar setiap orang memiliki mimpi tersendiri, sama halnya dengan diriku. Tapi jika kelak waktu itu telah tiba, aku dan dirimu mesti di pisahkan karena cita-cita, ku mohon, jangan pernah lupakan aku teman..jangan pernah hapus aku dari hati dan pikiranmu..karena kita telah melukiskan kisah yang tak akan terlupakan oleh memori apapun.. Semoga kelak, kita akan bertemu kembali dengan menyandang gelar SUKSES, dan mengulang kembali kisah itu untuk selamanya hingga maut memisahkan…:) Tuhan ,, kupanjatkan syukur kepadamu atas hidup yang begitu sempurna, Atas kehadiran malaikat-malaikat tak bersayap yang engkau kirimkan dikehidupanku..yang setia menemaniku disetiap episode kehidupanku.. Tuhan,, makasih untuk anugrah persahabatan yang begitu indah yang telah mewarnai hidupku… Kuharap ini tak akan pernah berakhir,, Untuk engkau SAHABATku,yang selalu mempertanyakan kabarku, yang selalu memastikanku dalam keadaan baik-baik saja,yang ikhlas menyayangiku dengan mampumu… Makasih untuk semuanya.. MY FRIEND , THANKS YOU SO MUCH… you are my everything…
ini surat kecilku untukmu sahabatku :
for Ukh HILMA and Ukh Dhyan..
MIFTA AWALIYAH
postingan yang cukup membangun orang lain..:)
BalasHapus